BALIKPAPAN - Rumah Makan Tahu Sumedang di Bukit Soeharto tutup sementara. Padahal banyak masyarakat yang ingin makan dan beristirahat di tempat tersebut.
Seperti terpantau hari ini, beberapa pengunjung yang bersiap menikmati kenyamanan di rumah makan tersebut terpaksa tancap gas. Polisi terlihat berjagaan di depannya, seakan ada masalah besar di sana.
Di depan rumah makan itu, terpampang pengumuman "pelanggan yang terhormat, kami RM Tahu Sumedang untuk sementara tutup (dalam proses perizinan). Terima kasih".
Sebenarnya, langkah pemerintah terlambat 10 tahun. Salah satu opini yang tercipta di masyarakat kini, RM Tahu Sumedang ditutup karena usahanya sudah sukses, dan orang akan mencari cara agar keberhasilan itu sirna.
Berkomentar di media belum lama ini, Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Wahyu Widhi Heranata mengatakan, pemprov menghentikan operasional RM Tahu Sumedang yang berlokasi di Km 48, jalan poros Balikpapan-Samarinda, sebab penertiban kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura).
Menurut dia, penutupan dilakukan lantaran RM Tahu Sumedang beroperasi secara ilegal di kawasan Tahura Bukit Soeharto. Penutupan ini dilakukan hingga RM Tahu Sumedang bekerjasama dengan Dishut Kaltim.
"RM Tahu Sumedang sudah 10 tahun beroperasi. Tapi, tidak pernah berkontribusi kepada pemerintah," tegas Wahyu.
Penutupan RM Tahu Sumedang ini, lanjut Wahyu, merupakan langkah awal penertiban di kawasan Tahura. "Karena Tahu Sumedang yang besar, lainnya nanti menyusul," imbuhnya.
Bagaimana tanggapan Anda?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar