SANGATTA - Polres Kutai Timur di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP TeddyRistiawan menggelar tabligh akbar dan buka puasa bersama, Kamis (31/5) pukul 17.00 Wita. Yakni, dalam rangka peringatan hari bhayangkara ke-72.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan sambutan yang antusias oleh para tamu undangan dari unsur forum komunikasi perangkat daerah (FKPD), sebagian jajaran Pemkab Kutim, DPRD, dan masyarakat. Menghadirkan penceramah Al Habib Umar Muthohar, tamu undangan mendapat siraman rohani yang bergaya santai dan humoris.
Apalagi, sambung Teddy, belum lama ini baru saja terjadi aksi radikal terorisme di Surabaya dan Sidoarjo. Jadi, jangan sampai ada hal yang merusak kelancaran pelaksanaan pilkada, terkhususnya di Kutim.
"Kami mengharapkan dukungan bapak dan ibu tamu undangan hari ini mendukung kesuksesan pilkada. Pilihan boleh berbeda, tapi kita harus pastikan kesatuan dan persatuan Kutai Timur, agar selalu kondusif," ujar Teddy dalam pidato sambutannya, kemarin.
Teddy mengajak agar masyarakat menolak keras paham radikalisme di Kutim. Apalagi, Kutim merupakan daerah yang luas, mencapai 35.700 kilometer per segi.
"Luas Kutim ini setara luas Provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta. Jadi, pengamanan di Kutim sangat penting. Mari kita kerja sama menyukseskan kedamaian saat pilkada," tegas Teddy yang saat itu mengenakan seragam dinas kepolisian dengan peci putih menutupi kepalanya.
Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang yang saat itu hadir bersama Sekrwtaris Kabupaten (Sekkab) Kutim Irawansyah, juga barengi Ketua DPRD Kutim Mahyunadi. Ada pula Dandim 0909/Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha, dan perwakilan Lanal Sangatta.
Kasmidi menyambut tabligh akbar dengan antusias. Dia turut mengingatkan agar warga Kutim menjaga persatuan dalam menyukseskan pilkada.
Dalam ceramahnya, Habib Umar membahas tentang ketaqwaan. Yakni, dengan mengingatkan melalui kisah para nabi. Gaya humorisnya membuat masyarakat tertawa saat menerima nasihat agamis. (*)













