Jumat, 09 November 2018

Warga Sangatta Temukan Rudal Berkarat, Aparat Langsung Pasang Police Line karena Berpotensi Meledak


SANGATTA - Seorang warga menemukan sebuah munisi jenis rudal saat sedang menggarap lahan 1 hektare (ha) yang akan dirintisnya, di komplek pembangunan Perumnas Joko Widodo Kanal III, Jalan AW Syahrani, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur. Hal itu membuat warga harus bersiaga, karena berpotensi meledak.

Mortir tersebut berdiameter bawah sekira 90 sentimeter (cm), ujung atas 45 cm, dan panjang 180 cm. Penemu rudal Handoko (35), merupakan warga Jalan Hidayatullah Gang Kedung Adem RT 55, yang juga pegawai RSUD Kudungga Sangatta.

Saat membersihkan lahan, saya melihat ada bongkahan besi tua panjang. Setelah diperiksa ternyata besi tersebut menyerupai rudal milik TNI. Jadi saya langsung melaporkannya kepada pasien yang sedang saya rawat di RSUD yang juga polisi pada Kamis (8/11),ujar Handoko.

Lantas, tempat kejadian perkara (TKP) diamankan oleh anggota polisi bersama jajaran Kodim 0909/Sangatta, Jumat (9/11) pukul 10.00 Wita. Kemudian benda asing itu diidentifikasi.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan menyatakan, tindakan yang dilakukan pihaknya adalah mengamankan TKP, dan memeriksa sejumlah saksi di sekitarnya. Penanganan lebih lanjut dilakukan Kodim 0909 Sangatta,tambah Kasat Reskrim AKP Yuliansyah.

Terpisah, Dandim 0909/Sangatta Letkol (inf) Kamil Bahren Pasha menjelaskan, benda tersebut adalah rudal. Pihaknya bersama Polres Kutim sudah mengamankan lokasi tersebut dengan memasang police line agar tak dimasuki warga. Harus diteliti dulu, apakah masih aktif atau tidak.


Tidak mudah memindahkan rudal tersebut. Jadi, kami harus mengamankan dulu lingkungan sekitar. Kami juga perlu lebih lanjut memeriksa kondisi dan jenis rudal. Kalau sudah nonaktif, akan dihibahkan ke Kodam VI Mulawarman. Tapi kalau masih aktif, harus diangkat dengan peralatan khusus ke tempat yang aman untuk diledakkan. Tapi pastinya rudal itu sudah lama berada di lokasi tempatnya ditemukan,ujar Kamil kepada Kaltim Post, kemarin. 

Dia mengimbau, agar warga jangan sekali-sekali mendatangi tempat tersebut. Sebab, rudah tak boleh terkena guncangan atau pukulan. Seandainya aktif, tak ada lagi kemungkinan selain munculnya ledakan. (mon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar