Tim gabungan yang dipimpin Kamil, Kasmidi,
dan, Teddy terus berpatroli mengawasi setiap sudut Kutim melalui posko-posko supaya Idulfitri tahun
ini berjalan lancar.
SANGATTA – Kejahatan
tidak mengenal libur. Momen Lebaran tidak boleh dianggap aman sepenuhnya. Tim Gabungan
di Kutai Timur terus meningkatkan pengamanan, mencegah musibah dan radikalisme,
sampai ke pelosok.
Tim gabungan yang terdiri dari Polres Kutim, Kodim
0909/Sangatta, Lanal, Dishub, Satpol PP, Dinkes, PMI, Senkom, dan beberapa
lainnya, terus menyiagakan Kutim dan sekitarnya. Tak sekedar pengamanan, bahkan
disediakan pula tukang pijat gratis di posko mudik.
Tim Gabungan tersebut melakukan patroli khusus, mengitari
Sangatta, sampai ke Jalan Poros Sangatta-Bengalon, sampai mendekati Bontang,
yakni di Teluk Pandan, Selasa (12/6).
Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengatakan, pantauan
sampai jauh ke Bengalon hingga Teluk Pandan, untuk memastikan kondusifitas
lingkungan Kutim aman terkendali. Sebab banyak warga yang mudik ke luar daerah,
karena Sangatta sebagian besar dihuni penduduk pendatang.
“Yang terpenting, masyarakat harus mengondisikan
rumah-rumahnya supaya aman. Kemudian taat aturan lalu lintas saat mudik,
melengkapi semua persyaratan berkendara supaya mencegah musibah,” ucap dia, di
sela patroli.
Kasmidi berterimakasih kepada semua pihak yang telah
terlibat, dan mempersilahkan masyarakat untuk membantu mengamankan kondusifitas Idulfitri.
Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan menuturkan, sejauh ini
kondisi di Kutim masih aman terkendali. Tidak ada tanda-tanda kriminalitas yang
meresahkan, maupun radikalisme.
Nah, untuk
pengamanan, ujar Teddy, ada enam posko pelayanan mudik yang telah disediakan,
yang berguna untuk melayani pemudik dan mengamankan keadaan. Yakni, terdiri
dari 200 personil yang tersebar hingga kecamatan-kecamatan se-Kutim yang berada
di beberapa polsek. Posko tersebut berdiri sampai sepekan setelah Idulfitri.
Bahkan, lanjut Teddy, pihaknya akan menambah tiga posko
untuk mengamankan lokasi wisata di Kutim. Namun, dilaksanakan setelah Lebaran. “Sebab,
praktis keramaian lokasi wisata biasanya setelah Lebaran,” ungkap mantan
Kapolres Penajam Paser Utara tersebut.
Dandim 0909/Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha menambahkan,
kodim yang bersiaga 75 orang dalam pengamanan, akan berkoordinasi dengan Polres
Kutim. Permukiman warga akan diamankan selama momen Lebaran bersama polres. (*)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar