Sabtu, 02 Juni 2018

Razia Temukan Banyak Oplosan Obat Batuk di Eks Kampus STAIS Sangatta


SANGATTA - Ramadan yang suci rupanya tidak menghalangi aktivitas buruk generasi penerus bangsa. Mabuk minuman oplosan seakan menjadi hal yang tak bisa ditinggalkan sebagian kalangan remaja di Sangatta, Kutai Timur.

Razia Polsek Sangatta bersama Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kutim dan Koramil 0909-01/Sangatta menemukan kelompok remaja sedang "pesta" di eks Kampus STAIS Sangatta, Jalan APT Pranoto, Kecamatan Sangatta Utara, Sabtu (2/5) malam.

Kapolsek Sangatta Utara Iptu Slamet Riyadi menjelaskan, saat pihaknya melakukan razia, sekelompok remaja yang terdiri dari empat orang sedang menikmati jamuan minuman dari obat batuk bermerk. Namun, tidak semuanya berhasil diamankan.

"Saat kami pergoki, mereka kabur dengan cepat. Jadi, hanya dua remaja yang berhasil kami amankan. Namun hanya akan kami beri teguean dan pembinaam saja kepada mereka," ujar Slamet.

Ketua Granat Kutim Herlang menyatakan, razia tersebut dilakukan secara rutinitas, tak hanya sekali ini. Yakni, sebagai tindak lanjut dalam memberantas peredaran minuman keras dan oplosan di Kutim.

"Semakin sering dirazia, maka remaja yang melakukan itu akan menjadi tambah takut. Setidaknya mengurangi aktivitas mereka," imbuh Herlang yang juga anggota komisi D DPRD Kutim.


Lelaki yang juga Ketua Fraksi NAP di DPRD tersebut menyatakan, setiap tindakan pencegahan pelanggaran tersebut, menjadi langkah dan inspirasi untuk membuat peraturan daerah (perda) yang lebih baik. "Hal ini untuk meningkatkan pembangunan daerah, dari sisi sosial," terang Herlang. (*)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar