Senin, 12 Februari 2018

Asyiknya Membangun Kerajaan Transformers di Kamar Sendiri

KOLEKTOR Transformers di Kaltim masih langka. Apalagi di Sangatta, Kutim, benar-benar terbatas. Itu sebabnya kesabaran khusus dan kemandirian dibutuhkan dalam membangun kerajaan Transformers  bagi penggilanya.
Seperti yang dilakukan Gen-T Sangatta, membangun bersama para pencinta action figurelainnya. Mungkin memang, mengoleksi Transformers sendirian seolah terkesan sangat eksklusif.
Pengoleksi Transformers salah satu dari Gen-T Sangatta Teddy Raharjo menjelaskan, harga figur Transformers yang bikin kantong meringis mungkin menjadi pertimbangan seseorang untuk mengoleksinya. “Sebab perlu waktu untuk mengumpulkan mainan itu. Satu per satu dikumpulkan, perlu kesabaran. Sebab itu, diperlukan teman biar semangat,” ucap dia.
Dijelaskan, para penggiat  figur Transformers  di Kaltim jumlahnya bisa dihutung jari. Tidak karena penyukanya kurang, juga sebab kelangkaan barangnya. Sulit untuk didapatkan.
Bagi yang serius mengoleksi, lanjut dia, tentu dapat menilai bahwa figur "yang itu-itu saja" bisa membosankan. Sebab, dulunya Transformers masih bisa ditemui di beberapa toko. Tapi kini tidak lagi, semenjak adanya larangan oleh Kementerian Keuangan terhadap barang impor, sehingga dibatasi penjualannya.
"Sebenarnya cari di toko dalam negeri ada, tapi sulit menemukan barang yang sesuai selera. Apalagi yang versi kartun, sulit dicari stoknya," ungkap pria 37 tahun itu.
Diterangkannya, untuk mencari figur aksi Transformers  yang barangnya ready di Indonesia, sangat jarang. Mungkin sesekali bisa ditemui di toko online, seperti Tokopedia dan sejenisnya. Tapi bila ada barang yang ready, segera habis di pasaran, meskipun dengan harga tinggi. “Jadi, cara paling efektif adalah memesan barang dari luar negeri, melalui berbagai situs. Itu pun memerlukan waktu yang tak cepat. Jadi memang harus sabar,” sebutnya.
Dikatakannya, banyak Transformers  yang keren. Seperti Decepticon milik Irnanda, yakni Devastator yang merupakan gabungan enam figur. Bila sudah digabungkan Devastator, tingginya mencapai 50 sentimeter. Dulu, harganya Rp 4 juta. “Tapi lambat laun setiap figur aksi Transformers naik,” pungkasnya. (*)
http://kaltim.prokal.co/read/news/310405-meski-sulit-harus-bangkit.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar