Rabu, 25 April 2018

Kepala Dinas Bantah Adanya Konflik Internal di Videotron Sangatta


SANGATTA – Setelah beberapa hari diberitakan, akhirnya Kepala Dinas Kominfo Kutai Timur Erlyan Noor angkat bicara menanggapi persoalan videotron di Jalan Woter Monginsidi, Sangatta Utara. Dirinya mengaku, tak ada usulan dari pejabat bawahannya yang menangani proyek tersebut, sehingga videotron tersebut kerap dikatakan tak berfungsi maksimal.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Informasi dan Publikasi Dinas Komunikasi, Statistik dan Informatika (Dikominfo) Kutim Nur Cahaya yang ditugasi menangani proyek tersebut menyatakan kepada Kaltim Post, ada konflik internal di instansinya sehingga videotron tak kunjung memiliki progres signifikan, membuat fungsinya tak maksimal. Padahal, menurut perempuan tersebut dirinya sudah mengajukan usulan agar proyek itu lebih maksimal, namun tidak direspons.

Melalui keterangan resminya, Erlyan Noor menyampaikan, tidak ada konflik internal yang terjadi di instansinya. Menurutnya, jika memang ada permasalahan pribadi antar stafnya, sebaiknya tidak berpengaruh terhadap pekerjaan, bahkan untuk usulan yang menurut media, sudah diajukan oleh stafnya, sampai dengan hari ini tidak diketahuinya.

“Mungkin saja ada miss komunikasi. Sebab, setiap usulan kepada saya segera dibahas. Selama kegiatan yang akan direncanakan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku,” demikian yang disampaikannya melalui tim pewarta Diskominfo kepada Kaltim Post, Rabu (25/4).

Dia mengimbau, agar seluruh pejabat di lingkungan Diskominfo untuk mempelajari tugas dan fungsinya. “Jadi, sebelum bicara harus mengetahui dulu, apakah yang dibicarakan memang tupoksinya. Jangan hanya asal mengeluarkan statemen, terlebih kepada media,” ujar dia.

Erlyan Noor mengakui memang ada kendala dalam pengoperasiannya, terutama untuk pembiayaan listrik. Namun tidak terlalu berarti, dan pihaknya tetap mengoperasikannya, meski pada malam hari saja. “Jika tetap dioperasikan pada siang hari, akan tidak maksimal karena tidak terlalu terlihat oleh masyarakat yang melintas di lokasi tersebut. Demikian juga dengan kondisi videotron yang menurutnya sudah harus mendapat perawatan kembali, karena sering terjadi gangguan jika terjadi hujan,” imbuh dia.

Sedangkan untuk konten penayangan yang belum banyak, Erlyan Noor menyebut, akan melakukan penambahan. Terutama untuk tayangan program-program bupati dan wakil bupati.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang melakukan pemanggilan kepada Erlyan. Namun tidak diindahkan, karena Erlyan sedang dinas di luar kota. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar