Minggu, 29 April 2018

SDIT II Daarussalaam Sangatta Wisuda Alquran 134 Siswa

SANGATTA - SD Islam Terpadu (SDIT) 2 Daarussalaam Sangatta kembali melaksanakan imtihan dan khotmil Alquran ke-II, Senin (30/4). Wisuda tahfidz juz 29-30 tahun ajaran 2017/2018 tersebut, merupakan uji publik yang diikuti 134 siswa kelas 2 dan 3.

Wisuda yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Komplek Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Kutim tersebut, dihadiri sebanyak 400 orang, terdiri dari peserta, orang tua dan tamu undangan. Ini merupakan uji publik SDIT II Daarussalaam ke-II, setelah dilaksanakan tahun lalu dengan 64 siswa.

Terdapat 24 siswa yang menggunakan selendang biru merupakan peserta wisuda tartil sedangkan 111 siswa yang menggunakan selendang hijau merupakan peserta tahfidz.

Kepala Sekolah SDIT 2 Daarussalaam Ustazah Rosmini menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan program unggulan. Sekaligus, sebagai laporan langsung kepada orang tua dan masyarakat.

"Ini merupakan bukti cinta kami terhadap Alquran, sebagaimana visi kami, yaitu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi dan berwawasan lingkungan," ucap Rosmini dalam sambutannya.

Adapun tema kegiatan, lanjut perempuan itu, yakni bersama Alquran, ciptakan generasi Qurani, pemimpin masa depan. Kemampuan siswa-siswi Daarussalaam merupakan bukti nyata keberhasilan SDIT 2 Daarussalam Sangatta, dalam mendidik siswanya menghapal dan mempelajari Al Quran.

Ketua Yayasan Daarussalaam Sangatta Ustaz HM Idris menyatakan, bangga dan terharu ketika menyaksikan siswa yang masih usia SD sudah bisa membaca Alquran dengan fasih. Bahkan, seluruh peserta uji publik itu telah dinyatakan hafal Alquran beberapa juz, dan bisa menjelaskan tajwid dan ghorib dengan baik.

"Semoga ananda yang diwisuda bisa menjaga kualitas bacaannya, dan menambah hafalannya. Ini merupakan kegiatan yang menentukan kehidupan dunia-akhirat," ungkap Idris.

Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan (Wakasis) SDIT 2 Daarussalaam Didin Wahyudin menjelaskan, uji publik tersebut bekerja sama dengan lembaga penjamin mutu pendidikan Alquran, Ummi Foundation (UF) Surabaya, sebagai penguji. Jadi, tiap siswa kelas II dan III peserta wisuda Alquran diuji oleh Ustaz Fathur Rozi dari UF.

"Tiap siswa kelas 2 dan 3 yang mengikuti wisuda tersebut telah dinyatakan hapal Alquran melalui uji munaqoaah sebelumnya. Anak kelas 2 hapal juz 30, sedangkan siswa kelas 3 hapal juz 29-30," terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kutim diwakili Kepala Seksi Kurikulum M Syaiful Imrom mengaku merinding ketika menyaksikan langsung kemampuan siswa tersebut membaca Alquran. "Sungguh luar biasa. Saya berfikir, bagaimana caranya agar sekolah negeri juga bisa seperti itu. Akan kami pikirkan dan siapkan pilot projectnya," ucap dia.

Pada puncak kegiatan, diumumkan para siswa yang meraih prestasi. Yaitu, 10 siswa terbaik tahfidz juz 30, dengan Annisa Al Karimah sebagai yang nomor 1. Lalu ada lima siswa terbaik tartil, Fairysh Zalfa Syabila Azizi sebagai yang terbaik. Kemudian ada tiga siswa kategori mumtaz tahfidz juz 30, yakni Keysha Dzakila Latif sebagai yang terbaik. Juga, terbaik juz 29 Nazzaltun Syifa. (mon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar