SANGATTA -
Beberapa hari terakhir Sangatta, Kutim, dilanda hujan terus-menerus, menyebabkan
nyamuk aedes aegypti lekas berkembang
biak. Dalam laporkan beberapa hari terakhir terdapat dua orang yang menjadi
korban penderita demam berdarah dengue (DBD) di Sangatta.
Timbulnya korban demam berdarah di daerah tersebut tentu saja
membuat masyarakat resah. Pasalnya musim
penghujan merupakan potensi terbesar datangnya penyakit akibat serangan nyamuk
aedes aegypti itu.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas
Kesehatan Kutim dr Yuwana Sri Kurniawati mengatakan, khusus wilayah Jalan APT
Pranoto Gang Cendrawasih sudah dilakukan fogging. Menurut Yuwana, daerah
tersebut dulunya memang sering terkena DBD. Artinya memang fogging tidak bisa
diandalkan untuk memberantas nyamuk mematikan itu, sehingga itu hanya menjadi
langkah pencegahan awal yang memerlukan tahapan lanjutan.
\
"Kami tidak bisa hanya mengandalkan fogging. Biaya
mahal tapi hanya membunuh nyamuk dewasa saja dan tidak memutus mata rantainya.
Jadi yang paling efektif adalah PSN (pemberantasan sarang nyamuk). Dengan
gerakan 3M (menutup, menguras, dan mengubur sampah) perlu digencarkan untuk
memberantas penyakit demam berdarah," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, yang sering kali menyebabkan
terjadinya perkembangan biakan nyamuk demam berdarah di kala musim hujan, ialah
drainase yang buntu. Sebab, menyebabkan genangan air kecil hingga banjir,
mengundang nyamuk banyak.
"Jadi yang perlu diketahui bahwa ini adalah salah satu
sebab akibat drainase yang buntu di Jalan APT Pranoto dan jalan lainnya .
Drainase buntu, hujan sedikit banjir, air menggenang di mana-mana, sehingga nyamuknya
berpesta-pora. Kami dari Dinkes panen fogging dan gencar untuk melakukan
promosi PSN dan 3M," ujarnya.
Menurut data Dinkes, sejak awal Maret tercatat sekitar 18
penderita demam berdarah. Sebelumnya, pada Januari ada 7 orang, Februari 6
orang dan Maret 3 orang penderita. "Kami fokuskan fogging di tujuh daerah.
Seperti di Jalan APT Pranoto, Jalan Durian, dan Cendrawasih," ujarnya. (mon)
Salam kenal..... Mas
BalasHapus