SANGATTA – Banjir
sekali lagi melanda Kutim. Air menggenangi lokasi yang dilalui banyak
masyarakat, yakni Jalan Poros Sangatta-Bontang Km 38, Kecamatan Teluk Pandan.
Ketinggian air bahkan sempat mencapai hingga setengah meter, membuat jalanan
macet parah.
Banjir tersebut sempat menjadi topik hangat di medsos. Para
pengendara yang notabene sedang menuju ke Sangatta ramai-ramai mengupload
gambar banjir tersebut, kemarin (26/3). Itu membuat para pengendara lainnya
yang berencana menuju Sangatta atau sebaliknya, menjadi lebih waspada. Banjir
menggenangi hingga sekitar 200 meter jalur poros itu.
Salah satu pengendara mobil Supriadi mengatakan, sangat
kesulitan melewati jalur tersebut. Dia takut mobilnya mogok bila terlalu lama
direndam air. “Untung saja dapat dilalui. Tapi, tetap terkena macet. Itu yang
bikin perjalanan tambah lama,” ujarnya.
Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan melalui Kasat Lantas AKP
Eko Budiyatno didampingi Kanit Turjawali Ipda Satria Yuda menjelaskan, pihaknya
telah berupaya mengatasi kemacetan, dengan terjun langung ke lapangan sejak pukul
09.00 Wita. Banyak pengendara yang kesulitan dalam mengendalikan motor maupun
mobilnya.
“Kami terpaksa menggunakan sistem satu jalur saja, dengan
pola buka-tutup jalan secara bergantian dari tiap arah. Sebab, jika digunakan
kedua jalur, dikhawatirkan pengendara terkena lubang jalan atau masuk ke parit
akibat tertutup pandangan oleh banjir,” ungkap Satria, ketika melaporkan saat
berada di lokasi banjir.
Tidak ada korban, maupun pohon tumbang dalam kejadian
tersebut. Namun, terang Satria, arus air begitu deras. Hal itu dapat
menyulitkan pengendara. Terutama pengguna motor. “Makanya, kami terus
mengondisikan keadaan lalu lintas agar mencegah korban,” tukas dia.
Diketahui, hujan terus melanda Kutim. Jika hujan kembali menghujam
dengan deras hari ini, tidak menutup kemungkinan banjir tersebut terulang lagi,
atau bahkan lebih parah. (mon)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar