SANGATTA - Musim hujan belum berakhir. Kutim masih rentan terhadap banjir. Pemkab pun diminta untuk cerdas, dengan mendata semua lokasi genangan, terutama di wilayah keramaian.
Bahkan, belum lama ini Satlantas Polres Kutim turun langsung ke jalan yang berlubang di Jalan APT Pranoto, Sangatta Utara, lalu menambalnya. Yakni, dengan biaya sendiri. Padahal, itu merupakan tugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim.
Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan melalui Kasat Lantas AKP Eko Budiyatno mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan penambalan jalan itu karena kondisinya sudah mengkhawatirkan. Jika hujan lubag itu bisa menjadi genangan, bila banjir maka sulit terlihat sehingga berbahaya bagi pengendara.
"Itu lubang jalannya sudah cukup besar, sehingga mengganggu pengendara," ungkapnya.
Dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) terakhir di Kantor Kecamatan Sangatta Utara, pembangunan drainase untuk mengatasi banjir banyak diusulkan para kepala desa. Penambalan jalan berlubang juga banyak diusulkan.
Ketua G20 Mei Kutim Irwan mengatakan, saat ini banyak sekali lokasi genangan di Kutim, terkhususnya di Sangatta. Hal itu perlu ditangani dengan cermat, meski dengan anggaran daerah yang terbatas karena defisit yang melanda saat inu.
Pemkab, lanjut lelaki yang karib disapa Fecho itu, harusnya bisa mencoba dengan menyusuri tiap jalan. "Coba saja di Sangatta dulu. Biayanya murah. Saat menyusuri jalan, hitung saja jumlah lubang yang ada, lalu dicatat lokasinya di mana saja, serta berapa besar dan kedalamannya," ungkap Irwan saat ditemui Kaltim Post di teras musala Kejari Sangatta, beberapa waktu lalu.
Dia menerangkan, hasil pendataan lubang genangan tersebut nantinya dikumpulkan, lalu dijadikan bahan untuk rapat bersama. Yakni, antara Dinas PU, Kecamatan, Desa, RT, hingga mengundang pihak swasta.
"Nanti bisa dilihat, mana lubang yang terparah, sehingga bisa diprioritaskan untuk ditindaklanjuti. Sebab, saat ini musim hujan. Kalau tidak diatasi, genangan akan semakin banyak," tukas dia.
Pun begitu, Irwan menekankan, agar pemkab fokus dalam penyelesaian masalah. "Kalau mau tangani genangan, mak fokus urusi itu. Jangan nanti belum selesai, malah mau ngurus yang lain lagi yang tidak jelas. Jadi, kerjakan yang jelas saja," pungkasnya.
Pantauan Kaltim Post, beberapa kawasan yang kerap tergenang air ketika hujan di Sangatta Utara antara lain, Jalan Soekarno Hatta, Jalan APT Pranoto sampai Kampung Kajang, Jalan Karya Etam, Jalan Dayung, Jalan Yos Sudarso III-IV sampai Simpang Telkom. Sementara di Sangatta Selatan hampir setiap tempat kerap tergenang banjir. (mon)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar