Kamis, 22 Maret 2018

Bupati Klaim Infrastruktur Kutim Berkembang




SANGATTA – Pemkab Kutim telah melakukan penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban kepala daerah tahun anggaran 2017, Kamis (22/3). Bupati Ismunandar mengklaim, Kutim mengalami perkambangan infrastruktur.

“Pembangunan infrastruktur di Kutim pada 2017 mengalami banyak peningkatan. Artinya, bisa dilihat bahwa banyak pengaspalan jalan di beberapa tempat, dan beberapa pembangunan lain,” ucapnya selepas menghadiri rapat paripurna di Sekretariat DPRD, kemarin. Hal tersebut juga diucapkannya saat menyampaikan laporan tersebut di hadapan para legislator.

Pantauan Kaltim Post, masih banyak jalan di Sangatta yang belum disemenisasi. Begitu juga di beberapa jalan di beberapa kecamatan selain Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Seperti di Bengalon, Rantau Pulung, Muara Wahau, hingga Muara Ancalong dan Muara Bengkal, masih banyak yang belum diberi pengerasan berupa aspal atau semen. Jalan tersebut banyak dilalui oleh kendaraan besar perusahaan perkebunan dan pertambangan.

Bupati yang karib disapa Ismu itu mengatakan, secara signifikan memang harus dimulai dari pembangunan yang besar. Tahun ini juga ditarget bisa lebih baik.

Sedangkan dari angka kemiskinan, dia juga menyatakan Kutim telah mengalami peningkatan ke arah yang lebih baik. “Kami saat ini masih mencari apa indikator kemiskinan utama di Kutim, supaya dicarikan jalan keluar. Kami akan bantu kepada masyarakat yang terlihat dari rumahnya tampak kumuh, bakal ditawarkan untuk diberi tanda supaya nanti mudah diberikan bantuan,” ucap dia.


Adapun perekonomian Kutim, disebut Ismu, sudah mulai perlahan meninggalkan sektor pertambangan. Pemkab bakal menargetkan lebih ke komoditas pertanian, yaitu agribisnis dan agroindustri. “Kami sudah melakukan banyak kerja sama dengan stakeholder di pertanian. Target tahun ini, penambahan hingga 3.500 hektare tanaman jagung se-Kutim supaya mandiri pangan,” ulas dia. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar